Tiada Jalan Bertabur Bunga: Memoar Pulau Buru dalam Sketsa - PDF free download eBook

  • Verified: Thu, Jul 09, 2020
  • Published: 16.01.2019
  • Views: 63

Introduction

Gregorius Soeharsojo Goenito adalah seorang seniman yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Setelah belajar kesenian di Perguruan Taman Siswa, Madiun, ia melukis, bermusik, bermain drama dan teater...

read more

Details of Tiada Jalan Bertabur Bunga: Memoar Pulau Buru dalam Sketsa

Original Title
Tiada Jalan Bertabur Bunga: Memoar Pulau Buru dalam Sketsa
Edition Format
Paperback
Number of Pages
224 pages
Book Language
Indonesian
Ebook Format
PDF, EPUB

Press the button start search and wait a little while. Using file-sharing servers API, our site will find the e-book file in various formats (such as PDF, EPUB and other). Please do not reload the page during the search. A typical file search time is about 15-20 seconds.

Tiada Jalan Bertabur Bunga: Memoar Pulau Buru dalam Sketsa

A free service that helps find an e-book in automatic mode on private file-sharing servers.

Some brief overview of this book

Gregorius Soeharsojo Goenito adalah seorang seniman yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur. Setelah belajar kesenian di Perguruan Taman Siswa, Madiun, ia melukis, bermusik, bermain drama dan teater bareng Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) pada paruh pertama 1960-an. Imbas dari peristiwa 1965 membawanya "tugas belajar" dari penjara ke penjara hingga akhirnya ia diasingkan di Gregorius Soeharsojo Goenito adalah seorang seniman yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Setelah belajar kesenian di Perguruan Taman Siswa, Madiun, ia melukis, bermusik, bermain drama dan teater bareng Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) pada paruh pertama 1960-an. Imbas dari peristiwa 1965 membawanya "tugas belajar" dari penjara ke penjara hingga akhirnya ia diasingkan di Pulau Buru oleh rezim Orde Baru. Sepuluh tahun ia menjalani pengasingan sebagai tahpol di Buru (1969–1979).

Di bawah komando Badan Pelaksana Resettlement dan Rehabilitasi Pulau Buru (Bapreru), Gregorius bersama para tahpol lain harus menghadapi siksaan, mengalami kerja paksa, juga memendam rasa rindu kepada keluarga. Sulit. Tetapi, Gregorius mencoba sabar dan percaya bahwa manusia punya ketegaran masing-masing untuk tetap bertahan.

Di tengah situasi sulit itulah bahan memoar tulisan dan sketsa ini lahir. Gregorius mengekspresikan memori, histori, dan perenungannya sebagai tahpol dalam tulisan dan sketsa ini tidak hanya dengan marah dan meratap, tetapi juga dengan menertawainya. "Aku tak ingin mengenang Pulau Buru sebagai kenangan pahit, nyatanya setiap jalan menuju cita-cita tak selalu indah", tuturnya.


All downloaded files are checked. Virus and adware free. Previously, our system checked the all ebook's files for viruses. The results of our verification:

 Google Safe Browsing APINorton Internet SecurityAVG Internet Security
tiada_jalan_bertabur_bunga.pdf
tiada_jalan_bertabur_bunga.epub
tiada_jalan_bertabur_bunga_all.zip